BPBD Bentuk Masyarakat Peduli Api Di Desa Nahakramo Baru, 16 Pemuda Ditetapkan Sebagai Anggota

1790385648232.JPG
Gambar: BPBD bentuk masyarakat peduli api (MPA) ( Septiana Kirut ) Sumber: https://nahakramobaru.desa.id/

Nahakramo Baru, 24 september 2026 _ BADAN Penaggulangan bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Malinau Melaksanakan kegiata pembentukan Masyarakat Peduli Api ( MPA )  Di Nahakramo Baru, kamis (24/9/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan ketertiban masyarakat dalam mencegah serta menanggulangi potensi kebakaran di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan tersebut , sebanyak 16 pemuda Nahakramo Baru ditetapkan sebagai Anggota Masyarakat Peduli Api (MPA). Mereka diharapkan dapat menjadi penggerak di tengah masyarakat dalam upaya mencegah kebakaran serta membantu melakukan penangan awal apabila terjadi bencana kebakaran di wilayah nahakramo Baru.

Pembentukan MPA oleh BPBD kabupaten malinau menjadi bagian upaya dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat berbasis komonitas. Melalui kelompok ini, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, serta menyampai kan informasi secara cepat kepada pihak terkait apabila terjadi kebakaran.

Ke-16 pemuda yang telah ditetapkan sebagai anggota MPA diharapkan mampu bekerja sama dengan pemerintah desa, BPBD Kabupaten Malinau, dan Masyarakat dalam melakukan pencegahan serta penangan kebakaran. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Selain mendapatkan perbekalan mengenai pentingnya pencegahan kebakaran, para anggota MPA juga diberikan pengetahuan dan ketrampilan praktis dalam menghadapi kebakaran. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan mengenai cara memadamkan api mengunakan peralatan yang tersedia.

Melalui praktik tersebut, para pemuda diberikan pemahaman mengenai teknik pemadaman api yang tepat, sekaligus pentingnya menjaga keselamatan diri dan bekerja secara bersama-sama ketikan menhadapi kejadian kebakaran.

Ketertiban masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam penanggulangan bencana. Dengan terbentuknya Masyarakat Peduli Api, diharapkan masyarakat nahakramo baru semakin tanggap dan memiliki kemampuan untuk melakukan tindakan awal sebelum mendapat penanganan lebih lanjut dari petugas.

BPBD Kabupaten Malinau berharap keberadaan 16 anggota MPA tersebut dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem kesiapsiagaan masyarakat di Nahakramo Baru. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan terus ditingkatkan sehingga potensi kebakaran dapat dicegah dan ditangani sedini mungkin.

Pembentukan Masyarakat Peduli Api ini sekaligus menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat.

Bagikan post ini: